www.wartafakta.id – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) baru-baru ini mengumumkan rencana untuk melakukan penambahan modal melalui mekanisme private placement. Dalam proses ini, perusahaan akan menerbitkan 1,17 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per saham, yang mencerminkan langkah strategis untuk memperkuat struktur modal mereka.
Mengacu pada keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), semua saham baru yang diterbitkan dalam private placement ini akan diambil oleh PT Bakrie Capital Indonesia (BCI). BCI merupakan entitas yang memiliki afiliasi dengan ENRG, di mana kedua belah pihak dikendalikan oleh kelompok usaha Bakrie secara langsung maupun tidak langsung.
Selama ini, BCI juga terdaftar sebagai pemegang saham di perusahaan tersebut. Oleh karena itu, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi, yang biasanya melibatkan keterlibatan pihak-pihak terkait dalam pengambilan keputusan.
Rincian Pelaksanaan Private Placement dan Dampaknya
Private placement ini akan dilakukan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 288 per saham. Dengan demikian, dana yang diharapkan dapat terkumpul mencapai total Rp 338,40 miliar. Angka ini akan digunakan untuk mendanai berbagai rencana ekspansi dan pengembangan kegiatan usaha perusahaan.
Menurut pernyataan resmi perusahaan, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan komitmen dari BCI. Dukungan dari pihak terafiliasi diharapkan mempercepat proses pendanaan, sehingga rencana bisnis perusahaan dapat segera direalisasikan. Ini menjadi penting dalam menjaga kontinuitas operasional dan pencapaian target jangka panjang.
Setelah pelaksanaan private placement, total modal ditempatkan serta modal disetor penuh perusahaan akan meningkat menjadi sebanyak 25.996.230.250 saham dengan total nilai mencapai Rp 6,89 triliun. Kenaikan modal ini diharapkan dapat memperkuat posisi keuangan perusahaan di pasar.
Jadwal Dan Proses Pelaksanaan Private Placement
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai proses pelaksanaan private placement ini, berikut adalah jadwal penting yang perlu diperhatikan. Penerbitan dan distribusi saham baru direncanakan akan dilakukan pada 11 Juli 2025.
Setelah itu, pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan berlangsung pada 14 Juli 2025. Pengumuman hasil pelaksanaan private placement juga dijadwalkan untuk dirilis pada 16 Juli 2025, memberikan transparansi kepada pemegang saham dan calon investor.
Proses ini diharapkan dapat berjalan lancar, sehingga menghasilkan dampak positif bagi perusahaan dan pemegang saham. Dengan persiapan matang dan keterlibatan aktif dari pihak terkait, hasil yang diharapkan akan tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Respon Pasar Terhadap Rencana Private Placement
Menanggapi pengumuman tersebut, pasar tampak bereaksi positif. Pada penutupan perdagangan terakhir, harga saham ENRG mengalami kenaikan sebesar 1,2% hingga mencapai posisi Rp 336 per saham. Walaupun harga pembukaan saham stagnan di level Rp 332, harga tertinggi yang dicapai selama sesi trading menunjukkan antusiasme pelaku pasar.
Dengan total frekuensi perdagangan mencapai 5.362 kali dan volume perdagangan mencatat 1.056.762 saham, nilai transaksi tercatat sebesar Rp 35,6 miliar. Aktivitas perdagangan yang tinggi ini menjadi indikasi minat investor yang besar terhadap saham perusahaan pasca pengumuman tersebut.
Beberapa analis pasar menilai bahwa langkah ENRG ini dapat meningkatkan daya tarik investor untuk berinvestasi di perusahaan ke depan. Selain itu, penguatan modal yang dihasilkan dari private placement diharapkan dapat berkontribusi pada proyek-proyek yang sedang berjalan dan meningkatkan profitabilitas perusahaan.