www.wartafakta.id – Sebagai langkah strategis dalam rencana investasi, Apple memperkenalkan Program Manufaktur Amerika. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai perusahaan terkemuka dalam industri teknologi, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi di dalam negeri.
Pembentukan program ini menunjukkan komitmen Apple untuk memajukan industri manufaktur lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar negeri. Selain itu, program ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Amerika Serikat.
Dari sisi investasi, Apple mengalokasikan dana signifikan untuk memperluas kemitraan dengan perusahaan seperti Corning dan Coherent. Melalui kemitraan ini, Apple bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan mempercepat waktu produksi.
Peran Korporasi Teknologi dalam Membangun Ekonomi Lokal
Apple menegaskan bahwa kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan lokal akan menjadi kunci sukses Program Manufaktur Amerika. Misalnya, Apple mengumumkan investasi sebesar USD 2,5 miliar untuk memperluas kemitraan dengan Corning, yang terkenal sebagai produsen kaca berkualitas tinggi untuk produk-produk Apple.
Salah satu capaian penting dari kerjasama ini adalah seluruh kaca untuk iPhone dan Apple Watch akan diproduksi di fasilitas Corning di Kentucky. Investasi ini tidak hanya mendukung produk Apple tetapi juga memperkuat perekonomian setempat dengan menciptakan lapangan kerja.
Lebih dari sekadar investasi, Apple juga melakukan penandatanganan kesepakatan jangka panjang dengan Coherent, yang akan bertanggung jawab atas produksi laser untuk sistem pengenalan wajah Face ID. Kesepakatan ini menunjukkan dukungan Apple terhadap inovasi teknologi di dalam negeri.
Dampak Ekonomi dari Inisiatif Manufaktur Apple
Dari target jangka panjang yang ambisius, Apple berencana untuk memproduksi lebih dari 19 miliar chip di AS. Chip ini akan digunakan untuk memperkuat beragam produk Apple, dari iPhone hingga perangkat lainnya.
Proses produksi chip ini melibatkan beberapa perusahaan, termasuk TSMC yang beroperasi di Arizona dan GlobalWafers. Sinergi antara berbagai pemain dalam industri ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Selain GlobalWafers, Texas Instruments juga terlibat dalam proses produksi, di mana mereka akan memasang peralatan di fasilitas yang berlokasi di Utah dan Texas. Langkah-langkah ini berkontribusi pada pemulihan industri teknologi di AS serta peningkatan kemampuan produksi lokal.
Inovasi dalam Industri Chip dan Teknologi Energi
Salah satu komponen penting dari program ini adalah keterlibatan GlobalFoundries. Perusahaan ini akan fokus pada produksi teknologi pengisian daya nirkabel untuk produk-produk Apple dari fasilitasnya di New York.
Dengan memproduksi teknologi pengisian daya nirkabel di dalam negeri, Apple berupaya untuk meningkatkan efisiensi serta mengurangi dampak lingkungan dari rantai pasok. Hal ini sejalan dengan tren global yang lebih banyak menekankan pada keberlanjutan.
Ambisi Apple adalah memilik rantai pasok “end-to-end” di dalam negeri, yang berarti semua proses produksi chip, dari bahan baku hingga produk akhir, akan dilakukan di Amerika. Ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan inovasi dan teknologi terkini yang berbasis lokal.