www.wartafakta.id – Pada tahun 2025, PT Martina Berto Tbk (MBTO) berkomitmen untuk mengejar pertumbuhan yang signifikan dengan target penjualan bersih mencapai sekitar Rp 507 miliar. Ini menunjukkan peningkatan dari realisasi pada tahun 2024 yang sebesar Rp 431 miliar, mencerminkan optimisme perusahaan dalam menghadapi pasar yang kompetitif.
Pertumbuhan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan di industri kosmetik. Salah satu fokus utama adalah peningkatan alokasi belanja pemasaran dari 18,20% menjadi 21,65%, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan penjualan.
Dengan penyesuaian kebijakan diskon dan efisiensi dalam pengelolaan biaya, perusahaan berpotensi mencapai hasil yang lebih baik. Hal ini tercermin dalam proyeksi keuangan optimis untuk tahun 2025, di mana diharapkan laba usaha mencapai Rp 37 miliar.
Pertumbuhan Keuangan yang Optimis dan Berkelanjutan di 2025
Proyeksi keuangan 2025 menunjukkan hasil yang positif, dengan estimasi laba bersih setelah pajak mencapai Rp 15,8 miliar. Ini merupakan pembalikan dari posisi rugi yang tercatat sebesar Rp 4 miliar pada tahun sebelumnya, menandai fase baru bagi perusahaan.
Dari hasil yang diprediksi, rasio laba usaha terhadap penjualan bersih diperkirakan meningkat dari 4,70% di tahun 2024 menjadi 7,33% di tahun 2025. Ini menjadi indikator bahwa efisiensi operasional mulai memberi dampak positif bagi perusahaan.
Selain itu, EBITDA diperkirakan mencapai Rp 50 miliar, dengan rasio terhadap penjualan bersih tumbuh dari 8,27% menjadi 9,88%. Perusahaan sangat optimis bahwa langkah-langkah strategis ini akan membuahkan hasil dalam jangka pendek maupun panjang.
Transformasi dan Inovasi sebagai Kunci Kesuksesan
Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil, menyatakan bahwa inovasi dan keberanian bertransformasi adalah kunci untuk kelangsungan bisnis. Dengan tantangan yang ada, tahun 2025 dipandang sebagai momentum untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar kosmetik natural dan halal di Indonesia.
Dalam pandangan perusahaan, penekanan pada keberlanjutan dan inovasi produk akan menjadi langkah penting dalam mempertahankan daya saing. Ini juga menjadi sarana untuk menarik perhatian konsumen di era yang semakin sadar akan kesehatan dan keberlanjutan.
Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan lingkungan yang semakin penting dalam dunia bisnis saat ini. Dengan strategi yang tepat, perusahaan berambisi untuk terus berkembang dan melayani pelanggan dengan lebih baik.
Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi Global dan Nasional
Di tengah dinamika global dan tantangan ekonomi yang dihadapi, PT Martina Berto Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan positif. Pada tahun 2024, perusahaan berhasil mencapai laba kotor sebesar Rp 173,38 miliar, meningkat signifikan dibandingkan dengan Rp 145,79 miliar pada tahun sebelumnya.
Hasil positif ini menggambarkan ketahanan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Dengan tetap menjaga kualitas dan inovasi, perusahaan optimis bisa melanjutkan tren positif ini memasuki tahun 2025.
Keberhasilan ini juga menjadi contoh bagi industri lain yang berupaya untuk tetap bertahan dan berkembang dalam situasi yang tidak menentu. Melalui langkah strategis dan fokus pada inovasi, PT Martina Berto menunjukkan bahwa keberhasilan dapat dicapai meskipun dalam keadaan sulit.