www.wartafakta.id – Harga emas mengalami penurunan yang signifikan, turun di bawah angka USD 3.326 pada Selasa, 24 Juni 2025. Penurunan ini menarik perhatian para analis pasar yang memprediksi potensi pergerakan lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan.
Menurut pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, harga emas mungkin akan bergerak menuju level terendah yang diprediksi berada di kisaran USD 3.266. Ini menunjukkan kerentanan bagi harga emas dalam kondisi pasar global yang bergejolak.
Saat berbicara kepada awak media, Ibrahim menekankan bahwa level kritis yang harus diperhatikan adalah USD 3.375. Jika harga emas gagal mencapai titik tersebut, potensi penurunan lebih lanjut sangat mungkin terjadi.
Faktor Pengaruh Penurunan Harga Emas Global
Ibrahim menjelaskan penyebab utama dari penurunan harga emas saat ini adalah peristiwa di Timur Tengah. Pengumuman mengenai gencatan senjata antara Iran dan Israel menjadi faktor penting yang memengaruhi sentimen pasar.
Ketika Iran mengumumkan gencatan senjata, hal ini diikuti oleh pernyataan serupa dari Amerika Serikat. Langkah ini menurunkan ketegangan di kawasan tersebut, yang umumnya berisiko meningkatkan nilai emas sebagai aset aman.
Selain itu, stabilitas yang dijanjikan di Timur Tengah biasanya mengurangi permintaan terhadap emas. Ini membuat harga emas mengalami tekanan yang lebih besar di pasar internasional.
Potensi Dampak dari Pertemuan Bank Sentral Amerika
Hari Selasa malam, pertemuan penentu hati bank sentral Amerika Serikat diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kebijakan moneter. Ini termasuk prediksi kemungkinan penurunan suku bunga yang dapat memengaruhi harga emas secara langsung.
Dalam konteks ini, Ketua The Fed, Jerome Powell, dijadwalkan memberikan testimoni mengenai keadaan ekonomi AS di hadapan Congress. Pernyataan tersebut akan menjadi indikator penting bagi investor dan trader.
Peluang penurunan suku bunga oleh bank sentral AS diperkirakan dapat mendorong harga emas kembali menguat. Namun, ketidakpastian yang ada saat ini masih menjadi faktor risiko yang harus diperhatikan.
Prediksi dan Rekomendasi ke Depan untuk Investor Emas
Ibrahim memberikan rekomendasi bagi investor untuk memperhatikan level USD 3.266 dengan seksama. Jika harga emas tidak dapat menembus level ini, kemungkinan untuk turun menuju USD 3.218 menjadi semakin tinggi.
Investor disarankan untuk tetap waspada dan siap menghadapi volatilitas pasar yang mungkin terjadi. Memahami pergerakan harga dan faktor eksternal akan membantu dalam pengambilan keputusan investasi.
Dalam kondisi pasar yang tidak menentu, strategi diversifikasi aset juga bisa menjadi langkah yang bijak. Dengan melakukan diversifikasi, risiko yang dihadapi dapat ditekan dan potensi kerugian dapat diminimalisir.